Tampilkan postingan dengan label Pembelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembelajaran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juni 2015

Menambah Daftar Haram



Ketika Ulama gemar menambah daftar haramdosa merokok ” :
Kita suka menggunakan redaksi yang berbeda untuk menyatakan sesuatu perbuatan tidak disukai atau negatif. Salah satu redaksi itu adalah haram. Doeloe guru ajarkan kepada kita, bahwa yang dimaksud haram ialah perbuatan yang jika ditinggalkan mendapat pahala dan jika dilakukan mendapat dosa…

Kebalikan dari haram adalah wajib. Hal-hal yang diharamkan oleh Alquran tidak banyak; atau, dapat dihitung jari. Yang populer keharamannya karena Alquran menyebutnya langsung memakai redaksi haram adalah, misalnya, bangkai, darah, daging babi, sembelihan tidak dengan nama Allah.

Ada juga perbuatan yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi, oleh Alquran keharamannya dinyatakan dengan redaksi haram, misalnya, riba. Dengan memakai redaksi haram, Alquran menyatakan haramnya pembunuhan atas satu jiwa tanpa dasar yang dibenarkan. Dengan redaksi haram, Alquran menyatakan haram menangkap buruan binatang darat selama dalam ihram.

Di samping itu, ada perbuatan yang dikenal luas keharamannya oleh umat Islam, meski Alquran tidak memakai redaksi haram, melainkan redaksi “rijs” (keji) dan “amal (perbuatan) syetan” untuk mencela perbuatan itu. Di antara perbuatan yang disebut “rijs” dan “amal syetan” ialah khamar, judi, keberhalaan (al-anshab), dan mengundi nasib dengan panah (al-azlam).

Hal yang serupa, yaitu bahwa keharaman zina tidak dinyatakan dengan redaksi haram, melainkan dengan redaksi-redaksi, misalnya “la taqrabuw al-zina” (jangan kalian mendekati zina), atau “… barang siapa yang melakukannya, niscaya “yalk atsaman” (dia mendapat dosa), atau “fahisyah” (keji), dan “sa-a sabila” (jalan yang buruk), atau penyamaan penzina laki-laki dengan laki-laki musyrik dan penzina perempuan dengan perempuan musyrik (Alquran/24: 3).

Amboi, ternyata Alquran memiliki redaksi yang amat kaya untuk menyatakan sesuatu perbuatan atau hal yang negatif. Tidak hanya memakai redaksi haram. Dan, yang dinyatakan haram oleh Alquran, seperti sudah dinyatakan, tidak banyak. Ulamalah yang suka menambah daftar haram melebihi yang dinyatakan Alquran.

Kenapa kita tidak belajar dari Alquran yang memakai gaya bahasa yang kaya di dalam mencela sesuatu hal atau perbuatan. Apa tidak sebaiknya rokok dan merokok dinyatakan saja sebagai barang dan perbuatan makruh.

Atau dalam bahasa pergaulan artinya “perbuatan sia-sia”, atau “dapat merugikan orang lain”, “ada manfaatnya, tapi mudaratnya lebih besar”, “merusak kesehatan secara berangsur”, “tidak memperbaiki pendapatan perokok yang pendapatannya pas-pasan”, dan lain-lain. (*)

SEPIA (Kecerdasan Utama) Kunci Sukses Meraih Bahagia



SEPIA (Spiritual, Emotional, Power, Intellectual, Aspiration) 5 Kecerdasan Utama Kunci Sukses Meraih Bahagia

Sebagai mahluk yang mulia ciptaan Tuhan di muka Bumi ini, telah memiliki Sepia 5 kecerdasan utama tersebut (Spiritual, Emotional, Power, Intellectual, Aspiration) , namun dalam perjalanan hidupnya ada yang mampu menyeimbangkannya dan mereka inilah tergolong orang orang yang sukses meraih bahagia

Sukses dan bahagia adalah dua hal yang berbeda. Seseorang bisa Sukses tetapi tidak bahagia, Bisa bahagia tetapi tidak sukses  atau sekaligus sukses dan bahagia dan bisa pula tidak sukses dan tidak bahagia. Sukses tidak menjamin bahagia, terlebih lagi tidak sukses  lebih tidak menjamin bahagia.
…baca selengkapnya sepia kecerdasan utama


Entri ini ditulis di Pengembangan diri dan ber-tag Pengembangan Diri pada 29 Juni 2009.

Abad Monyet



Abad Monyet, Alam yang perawan telah hilang keperawanannya, Hutan yang gadis lagi sexy , kehilangan kegadisannya. Udara cemar dengan kepulan asap dan debu beracun, sementara itu kota kota penuh sesak dengan manusia dan lalulintas yang kasak kusuk. Kita tidak mengenal lagi hembusan angin yang segar dan bersih sepeti yang telah dialami nenek moyang kita dahoeloe kala.
Abad Monyet, Sekarang semuanya tercemar..termasuk budi pekerti , kepribadian dan ahlak…rumah tercemar dengan media komunikasi…, dari kamar tidur bisa menguber janji..pesanan yang meng-asikan lewat internet atau telepon, dengar lagu lagu, musik erotik, nonton filem ahoy..semua penyebar-luasan kebathilan dan dan propaganda dusta…, anak cucu sekarang menganggap itu hal biasa..dijaman moderen ini.., lenyap rasa malu…, lenyap rasa malu…dan inilah pertanda kita masuk dalam abad monyet … baca selengkapnya abad monyet


Entri ini ditulis di Cerita Pendek dan ber-tag Cerita Pendek pada 6 Juli 2009.

Spirit of change



Spirit of change

Perubahan yang bermula dari diri sendir
Realita kehidupan kita sekarang ini berbeda dengan generasi pendahulu..demikian juga kompetisi yang dihadapi anak cucu kita akan berbeda yang kita hadapi hari ini, Esensinya adalah perubahan, dan perubahan selalu terjadi dan yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendiri.

Pepatah mengatakan “berubah atau mati” atau kalau kita tidak berubah, bisa mati . Karena, perubahan itu sendiri akan melindas kita, sehingga kita jadi tertinggal jauh di belakang.

Sewaktu Barack Obama mengumandangkan slogan, yang menariknya ke puncak tertinggi kepemimpinan di Amerika—“Yes, we can change”—seketika itu juga orang-orang heboh membicarakan perubahan. Tetapi sayangnya, perubahan itu tidak hanya untuk dibicarakan. Perubahan tidak sekompak itu dengan hidup kita. Ia tak mau hanya dibicarakan, tetapi perlu ditindaki.

Orang yang tidak mau melakukan perubahan, jangan bermimpi mendapatkan hasil yang maksimal. atau jangankan bicara soal sukses, ada pendapat yang mengatakan bahwa kegagalan itu sukses yang tertunda, Edward Dowden menyatakan, “Kadang-kadang suatu kegagalan yang mulia melayani dunia sama setianya seperti sukses yang terhormat.

Buatlah keputusan untuk berubah
Sebelum Anda melangkah lebih jauh kepada perubahan, putuskan terlebih dahulu untuk berubah. “Perubahan bukanlah perubahan sampai terjadi perubahan,” sebuah slogan yang sering kali dikumandangkan. Nyatanya, perubahan itu sendiri perlu keputusan. Anda perlu memutuskan untuk berubah, dan Anda sendiri yang harus mengambil keputusan tersebut. Anda tidak harus bergantung pada orang lain untuk mewujudkan perubahan, tetapi Anda yang sangat bertanggung jawab mengambil keputusan untuk berubah. Karena sering kali, perubahan-perubahan kecil yang kita lakukan, bisa berdampak besar.

Buatlah perubahan yang dapat dicapai
Jangan terlalu muluk-muluk dalam melakukan perubahan. Nanti Anda sendiri yang stres karena tidak dapat mencapainya. Banyak orang mundur sebelum melakukan perubahan—dan akhirnya tidak berubah—karena mereka menetapkan target perubahan yang sulit dicapai. Jika Anda sendiri sulit mencapainya, siapa lagi yang dapat membantu Anda melakukan perubahan?

Berubah tanpa syarat
Banyak orang ingin berubah, tetapi dengan melakukan banyak persyaratan. Saya mau meningkatkan kinerja saya, asalkan gaji dinaikan. atau berubah asal suami mendukung, Walah! Perubahan yang seperti ini merepotkan. Merepotkan diri sendiri maupun orang lain.

Berikan penghargaan untuk perubahan Anda
Berikan reward (penghargaan) untuk hal sekecil apa pun yang menunjukkan perubahannya.
Sedikit perubahan yang kita lakukan, tetapi jika dilakukan secara konsisten bisa menelurkan hasil yang besar di kemudian hari. Berikan penghargaan atas perubahan yang Anda lakukan sekarang, jangan kaget atas hasil besar yang Anda capai kemudian hari.


Entri ini ditulis di Pengembangan diri dan ber-tag Pengembangan Diri pada 17 Juni 2009.

Only for you father



Only for you father, Sulit dipungkiri bahwa krakter hubungan seorang anak dengan sang ayah (father) sangat berbeda dari hubungan anak dengan sang Ibu (Mother) . Jika Ibu adalah rumah tempat kita dilahirkan, ibu adalah alam, tanah, lautan maka ayah samasekali bukan tersebut diatas. seorang ayah hanya mempunyai sedikit sekali hubungan dgn anaknya dalam tahun pertama kelahirannya, namun sang ayah berbeda sang ibu, mewakili kutub berbeda dari eksistensi manusia yaitu dunia pikiran, benda2, Hukum, aturan, disiplin, dan petualangan. Ayah adalah sosok yang mengajari sang anak serta menunjukan jalan menuju penjelajahan dunia.


Entri ini ditulis di Pengembangan diri dan ber-tag Pengembangan Diri pada 17 Juni 2009.

Hidupkan Hatimu



Hidupkan Hatimu, judul tulisan ini dan diperuntukan bagi mereka yang melampaui batas.

Penyimpangan dan ketergelinciran seseorang kepada jalan yang dibenci Allah sangat banyak penyebabnya. Jiwa yang kotor, kesuakaan mengikuti hawa nafsu , panjang angan2, dan banyak penganggur tanpa kegiatan positif  merupakan pemicu timbulnya penyimpangan, selain itu kebiasaan menggunakan sarana yang menggrogoti iman, kebiasaan terdidik atas dasar perasaan , bahkan teman yang buruk berperan besar mengantarkan kepada penyimpangan dan ketergelinciran
Keadaan lalai dan ketidak sadaran kita akan terjadinya penyimpangan ini, membuat iman merosot dan melemah. DOSA bukan lagi menjadi pertimbangan untuk berbuat sekehendak hati, manisnya IMAN tidak lagi dirasakan , nuansa KEHIDUPAN tidak lagi indah, berbagai problem pun datang silih berganti seiring terhalangnya mendapatkan  REZEKI yang halal, bahkan sebagian hati orang akan menjauh akibat perbuatan kita yang kurang berkenan.

Namun rahmat Allah teramat luas, dan kasih sayangNya meliputi segala sesuatu. Tiada kata terlambat untuk mendapatkan kembali hidayahnya, karena Allah senantiasa membentangkan jalan hidayah kepada kita semua…. Sekarang permasalahannya siapkah anda mendapatkan kembali hidayah itu ?????????

baca selengkapnya Hidupkan Hatimu


Entri ini ditulis di Hidupkan Hatimu dan ber-tag Hidupkan Hatimu pada 17 Juni 2009.

Passport to success



Passport to success

Apakah anda termasuk kelompok aktifitas mulai jam 09.00 sampai dengan 17.00 ??, apakah anda pernah memikirkan bagaimana membuat lembaran baru kehidupan anda??
Apakah anda tahu pembicaraan apa yang sedang populer, Gaya masa kini???

“Kalau anda jenuh dengan kegiatan rutin.., mengapa anda tidak berlibur saja???, seharusnya anda menambah keceriaan dalam hidup ini, karena anda tahu bahwa masa depan anda bukan hanya sebuah mimpi

Lembaran baru kehidupan, Pembicaraan populer dan berlibur adalah  Passport to success


Entri ini ditulis di Pengembangan diri dan ber-tag Pengembangan Diri pada 17 Juni 2009.

Wise word



Wise word
Kata-kata mutiara  tentang Cinta

  • Many can be done with money, but more can be done with love

  • For the man, accepting is to give, for the woman accepting is to find

  • Hate is often love that becomes mad

  • Even they are sagacious, but they would became stupid when are loving

  • Love will creap where water can not pass …


Kata-kata mutriara tentang apa saja ………………………………………….     

  • “LIFE is a verb”
    … Buckminster Fuller

  • “Teach us to care and not to care
    Teach us to sit still”
    …T.S. Eliot, from Ash Wednesday

  •  “Life is very short
    And there’s no time for fighting and fussing my friends.”
    …The Beatles

  •  At the center of non-violence stands the principle of love
    …. Martin Luther King, Jr.

  •  “Never let the weeds get higher
    Than the garden”
    …Tom Waits

  •  “My grandfather always said that living is like licking honey off a thorn.”�
    …Louis Adamic

  •  “Have as your goal to do your best and to make a difference.
    We are in the world to make a difference,
    and everything we do changes the world.”

  • “The greatest thing in the world is not so much where we are,
    but in what direction we are moving.”

  • “Once the mind has been stretched by a new idea,
    it will never again return to its original size.”
    …Oliver Wendell Holmes

  • “I do not know what your destiny will be, but one thing I
    know: the only ones among you who will be truly happy
    are those who will have sought and found how to serve.”
    ….Albert Schweitzer

  • “The lot of the many is to have as a profession,
    for the earning of their living and the satisfaction
    of society’s claim on them, a more or less soulless labor
    in which they can give out little or nothing of their human qualities,
    because in that labor they have to be
    little better than human machines.
    ;Yet no one finds himself in the position of having no possible
    opportunity of giving himself to others as a human being.
    …No fate can prevent a man from giving to others this
    direct human service side by side with his lifework.
    If so much of such service remains unrealized,
    it is because the opportunities are missed.”
    …Albert Schweitzer

  • “the world is not respectable: it is mortal,
    tormented, confused, deluded forever;
    but it is shot through with beauty,
    with love, with glints of courage and laughter;
    and in these, the Spirit blooms.”

  • The young man who has not wept is a savage,
    and the old man who will not laugh is a fool.
    George Santayana

  • The more I attempted to “be me” the more “me’s” I found there were.
    I now see that “being me” means acknowledging all that I feel at the moment,
    and then taking responsibility for my actions
    by consciously choosing which level of my feelings
    I am going to respond to.
    … Hugh Prather

  • “The trick is what one emphasizes.
    We either make ourselves miserable or we make ourselves strong.
    The amount of work is the same.”

  • “Was it something I will see in the future” I asked?
    There’s no future!” he exclaimed cuttingly.
    The future is only a way of talking.
    For a sorcerer there is only the here and now.”
    …Carlos Castaneda from “Tales Of Power”

  • “The worst prison would be a closed heart”.
    …Pope John Paul II

  • In the book of life, the answers aren’t in the back.
    …Charlie Brown

  • I think each one of us has a non-shirkable obligation
    to figure out the world on our own as best we can.
    The way we behave as a result of that investigation
    is our real and practiced Religion.

  • “The key to the future is service.
    Part of what made Kennedy great was the idea of the Peace Corps.
    Part of Clinton’s votes came from people who liked
    the idea of repaying student loans with service.
    As the world becomes more crowded,
    each way of making money becomes precious and money is charged
    for things that used to be given for free or for love.
    Service becomes a revolutionary act.”
    …Stephen Gaskin

  • “There’s no reason to be the richest man in the cemetery.
    You can’t do any business from there.”
    …Colonel Sanders

  • Where the mind is without fear and the head is held high;
    Where knowledge is free;
    Where the world has not been broken up into
    fragments by narrow domestic walls;
    Where words come out from the depth of truth;
    Where tireless striving stretches its arms towards perfection:
    Where the clear stream of reason has not lost
    its way into the dreary desert sand of dead habit;
    Where the mind is lead forward by thee into ever-widening thought and action–
    Into that heaven of freedom, my Father, let my country awake.|
    ….Rabindranath Tagore, Nobel Prize winner,Literature,1913

  • “God admires us not for what we do but for how much love we put into what we do.
    Together let us build a chain of love around the world.”

  • “In the developed countries there is a poverty of intimacy,
    a poverty of spirit, of loneliness, of lack of love.
    There is no greater sickness in the world today than that one.”

  • “We cannot all do great things.But we can do small things with great love.”
    ….Mother Teresa

  • “My message is the practice of compassion, love, and kindness.
    Compassion can be put into practice if one recognizes the fact
    that every human being is a member of humanity and
    the human family regardless of differences in religion, culture, color, and creed.
    Deep down there is no difference.”

  • “We should try never to let our happy frame of mind be disturbed.
    Whether we are suffering at present or have suffered in the past,
    there is no reason to be unhappy. If we can remedy it, why be unhappy?
    And if we cannot, what use is there in being depressed about it?
    That just adds more unhappiness and does no good at all.”

  • “By developing a sense of respect for others and a concern for their welfare,
    we reduce our own selfishness, which is the source of all problems,
    and enhance our sense of kindness which is a natural source of goodness.”

  • “This is my simple religion.
    There is no need for temples; no need for complicated philosophy.
    Our own brain, our own heart is our temple;
    the philosophy is kindness.”

  • …His holiness the 14th Dalai Lama, Tenzin Gyatso
    The Art of Happiness: A Handbook for Living

  • The idea is that you have to WIN and be nonviolent
    You’ve got to be nonviolent – and you’ve got to win with nonviolence. ”
    … Cesar Chavez

  • “Would you tell me, please, which way I ought to go from here?”
    “That depends a good deal on where you want to get to,” said the Cat.
    “I don’t much care where — ” said Alice.
    “Then it doesn’t matter which way you go,” said the Cat.
    ” — so long as I get somewhere,” Alice added as an explanation.
    “Oh, you’re sure to do that,” said the Cat, “if you only walk long enough.”
    …Alice in Wonderland

  • “Intellectuals try not to drown, while the whole purpose of love is drowning.”
    …Rumi

  • As selfishness and complaint pervert cloud the mind,
    so love with its joy clears and sharpens the vision.
    …Helen Keller, My Religion, 1927.

  • “Love is the answer, and you know that for sure.”
    …John Lennon

  • “I am he as you are he as you are me and we are all together!”
    …Beatles, “I Am The Walrus”

  • “We must learn to live together as brothers or perish together as fools.
    Everybody can be great…because anybody can serve.
    You don’t have to have a college degree to serve.
    You don’t have to make your subject and verb agree to serve.
    You only need a heart full of grace. A soul generated by love”.
    …Martin L. King, Jr.

  • The more I study the world,The more I am convinced of the
    inability of Brute force to create anything durable.
    …Napoleon Bonaparte

  • “Many people think they are thinking when they are merely rearranging their prejudices”
    … William James

  • “Breathe when you breathe,
    Walk where you walk.
    talk when you talk,
    cry when you cry,
    die when you die,
    let go when you let go…”
    …Allen Ginsberg

  • “We cannot live only for ourselves. A thousand fibers connect us with our fellow-men;
    along those fibers, as sympathetic threads, our actions run as causes,
    and they come back to us as effects.”
    … Herman Melville

  • “The recognition of the life of every man as sacred is the first
    and only basis of all ethics.
    War is so unjust and ugly that all who wage it must try
    to stifle the voice of conscience within themselves.”
    …Leo Tolstoy,
    The Kingdom of God Is Within You

  • “A human being is part of the whole, called by us the ‘universe’,
    a part limited in time and space. He experiences himself,
    his thoughts and feelings, as something separate from the rest
    -a kind of optical delusion of consciousness.
    This delusion is a kind of prison for us, restricting us to
    our personal desires and to affection for a few persons nearest to us.
    Our task must be to free ourselves from this prison by widening
    our circle of compassion to embrace all living creatures
    and the whole of nature in its beauty.”

  • “It has become appallingly obvious that our technology has exceeded our humanity.”

  • “With all my heart I believe the present system of sovereign nations
    can lead only to war, barbarism, inhumanity, and
    only through world law can we assure progress toward civilization.”

  • ” The ideals that lighted my way, and time after time have given me new courage
    to face life cheerfully have been Kindness, Beauty and Truth.”
    …Albert Einstein (1879-1955)

  • “Life is not the result of the evolution of matter.
    Life is of another kind.
    Matter alone can’t produce life. I look to nature
    and to the Spirit who is living in everything.”
    …Marc Deneyer Photographic Artist

  • “What is beautiful is a joy for all seasons and a possession for all eternity.”
    …Oscar Wilde

  • “To be completely honest with oneself is the very best effort a human being can make.”
    …Sigmund Freud

  • “I have learnt through bitter experience
    the one supreme lesson to conserve my anger,
    and as heat conserved is transmuted into energy,
    even so our anger controlled can be transmuted into a
    power which can move the world.”

  • “You must be the change you wish to see in the world.”

  • “An Eye for an Eye makes the whole world blind.”
    …Mahatma Gandhi

  • In this internal storm and outward tide
    We hear a promise, hard to understand:
    From the compulsion that all creatures binds,
    Who overcomes himself, his freedom finds.

  • Nothing is more revolting than the majority;
    for it consists of few vigorous predecessors,
    of knaves who accommodate themselves,
    of weak people who assimilate themselves,
    and the mass that toddles after them
    without knowing the least what it wants.
    …Goethe

  • Self-observation brings man to the realization of the necessity
    of self-change. And in observing himself a man notices that self-observation
    itself brings about certain changes in his inner processes. He begins to understand that
    self-observation is an instrument of self-change, a means of awakening.
    … George Gurdjieff

  • “To be nobody but yourself in a world which is doing it’s best,
    night and day, to make you everybody else
    means to fight the hardest battle any human being can fight;
    and never stop fighting.”
    …ee cummings

  • “You are what your deep driving desire is.
    As your desire is, so is your will.
    As your will is,so is your deed. As your deed is,
    so is your destiny. ”
    …Brihadaranyaka Upanishad

  • “Eliminate the impossible and whatever remains, however improbable, must be the truth.”
    …Sherlock Holmes

  • “;The Internet is a vibration of where we’re going now. Welcome to the next millennium
    – you’ve got to get on it or you’re going to be like the dinosaur.”
    …Carlos Santana

  • “Only the vigilant can maintain their liberties, and only those who are
    constantly and intelligently on the spot can hope to govern
    themselves effectively by democratic procedures. A society,
    most of whose members spend a great part of their time, not on the spot,
    not here and now and in the calculable future, but somewhere else,
    in the irrelevant other worlds of sport and soap opera,
    of mythology and metaphysical fantasy, will find it hard to resist
    the encroachments of those who would manipulate and control it.”
    …Aldous Huxley,
    Brave New World

  • “The courage of a life is often a less dramatic spectacle
    than the courage of a final moment;
    but it is no less a magnificent mixture of triumph and tragedy.
    A man does what he must–in spite of personal consequences,
    in spite of obstacles and dangers and pressures
    –and that is the basis of all human morality.”

  • Those who make peaceful revolution impossible will make violent revolution inevitable.
    …John F. Kennedy

  • “Through his power to survey his life, man can transcend the immediate events
    which determine him. Whether he has tuberculosis or is a slave like the
    Roman philosopher Epictetus or a prisoner condemned to death,
    he can still in his freedom choose how he will relate to these facts.
    And how he relates to a merciless realistic fact like death
    can be more important for him than the fact of death itself. ”
    …Rollo May

  • “You cannot separate the just from the unjust and the good from the wicked;
    For they stand together before the face of the sun even as
    the black thread and the white are woven together.
    And when the black thread breaks, the weaver shall look into the whole cloth,
    and he shall examine the loom also.”
    …Kahlil Gibran,The Prophet

  • “There can be no justice when laws are absolute.
    Life itself is an exercise in exceptions.”
    …Jean-Luc Picard

  • For one human being to love another:
    that is perhaps the most difficult of our tasks;
    the ultimate, the last test and proof,
    the work for which all other work is but preparation.
    …Rainer Maria Rilke


others wise word


Entri ini ditulis di Wise words pada 17 Juni 2009.

The Power of Positive Feeling



The Power of Positive Feeling, cerita dalam kuantum ikhlas : Seorang anak bertanya kepada Ayahnya..” dari manakah asalnya Langit ,Bumi dan seluruh isinya???”…kata  sang Ayah..”lihat lah pohon yang tinggi menjulang disana..kemudian kita kebawah pohon tersebut”..sesampai dibawah pohon sang ayah mengambil salah satu buah  kering yang jatuh dari pohon tersebut lalu dibelahnya sampai ke biji lalu menyerahkan kepada anaknya sambil berkata..”coba lihat apa isi dari biji pohon ini..”..sang anak membelah biji kering tersebut..ternya isinya kosong..hampa…tidak berisi sesuatu, kemudian sang ayah menjelaskan..”bahwa Langit, Bumi dan segala isinya bermula dari tidak ada, kosong, hampa


Semua yang tampak berasal dari sesuatu yang tidak tampak, semua yang terlihat bermula dari sesuatu yang tidak terlihat.


Ke sukses an hidup yang ingin kita capai “Mobil mewah, rumah besar. jabatan tinggi, dll sesuatu yang tampak, sesuatu yang terlihat. Lalu dari manakah itu semua???


referensi : Kuantum ikhlas ….. kunci sukses meraih bahagia




Entri ini ditulis di Pengembangan diri dan ber-tag Pengembangan Diri pada 24 Juni 2009.


2 gagasan untuk “The Power of Positive Feeling”




  1. fadillahcinta 5 Juli 2009 pada 1:17 pm
    Ayah, ceritakan padaku bagaimana yang kosong itu kemudia bisa ada, siapa yang menghendaki demikian?


    Balas↓



    1. Ayah 7 Juli 2009 pada 1:41 pm
      Yang Maha Kuasa dan mempunyai kehendak adalah Allah…Yang Esa..yang menciptakan dari tiada menjadi ada dan ada itu bisa terlihat dan bisa tidak terlihat.., yang tidak terlihat itu pergerakannya melebihi kecepatan penglihatan kita.





You can change your life



You can change your life, Kita hanya mendapat satu kali kesempatan hidup. Jika hidup kita kekurangan makna, kebahagian dan tujuan , kita tidak perlu menyianyiakannya dengan apatisme, ketidak tertarikan, sikap mengasihani dirisendiri dan keputus asaan. Jangan membiarkan opini orang lain, kebiasaan kita, keraguan diri, citra diri yang buruk , ketidak beruntungan dan pilihan kita yang tidak bijak menjaauhkan kita dari hidup yang kaya makna dan menarik.. Kita berhak untuk berubah…Kita berhak untuk bahagia


Entri ini ditulis di Pengembangan diri dan ber-tag Pengembangan Diri pada 24 Juni 2009.

Kekuatan Imajinasi



Kekuatan Imajinasi (the power of imagination), begitu dahzatnya kekuatan imajinasi yang dapat digunakan sebagai pengobatan dan membunuh seseorang….
1. Ada orang masuk kedalam mobil pendingin, tiba2 pintu terkunci, ketika pintu dibuka orang itu sudah mati dengan semua gejala kedinginan, bongkah2 es menempel ditubuhnya, yang mengherankan temperatur dimobil itu samasekali tidak dingin karena sudah lama mesin pendinginnya dimatikan.
Jadi mengapa ia mati??,…Ia percaya bahwa ia masuk kedalam mobil pendingin dan ia percaya akan mati kedinginan. Pikirannya mempengaruhi tubuhnya sehingga terjadi hipotermia, ia mati karena pikirannya
2. Beberapa mahasiswa menculik asisten dosen yang galak, mereka membawa asisten tersebut ke hutan dengan tutup mata kain hitam. ketika penutup matanya dibuka ia melihat pisau guillotin besar mengarah kelehernya..seorang mahasiswa membacakan kesalahannya yang tak terampunkan / hukuman pancung..kemudian matanya ditutup kembali. Selembar kain disabetkan kearah tengkuknya kemudian dialirkan air yang hangat..selanjutnya ternya asisten dosen itu sudah mati…Sipakah yang membunuh Assisten dosen tersebut..Pikirannya sendiri.
Itulah kekuatan imajinasi ” yang merupakan salah-satu jembatan yang menghubungkan jiwa dengan tubuh. Tubuh memberikan reaksi terhadap imajinasi..Tubuh tdk membedakan apakah imajinasi itu realistik atau tidak.
Imajinasi digunakan untuk mengingat dan menciptakan kembali mas lalu, mengembangkan wawasan mendalam tentang masa kini, mempengaruhi kesehatan fisik, mendorong kreatifitas dan inspirasi dan mengantisipasi kemungkinan dimasa depan.


referensi : Idol MySpace Blog – Kekuatan Imajinasi




Entri ini ditulis di Pengembangan diri dan ber-tag Pengembangan Diri pada 24 Juni 2009.


4 gagasan untuk “Kekuatan Imajinasi”




  1. fadillahcinta 5 Juli 2009 pada 1:14 pm
    wow, jika kita bisa membunuh dengan imajinasi, mungkinkan kita bisa bercinta dengan imajinasi,, setidaknya untuk mencicipi sensasinya..


    Balas↓



    1. tercinta 15 Juli 2009 pada 3:06 pm
      ooo..fadillahcinta..kekuatan imajinasi hanya timbul pada diri kita sendiri (mempengeruhi pikiran orang lain kalau tdk salah namanya telepati)cinta adalah kesefahaman kedua belah fihak..jadi kekuatan imajinasi hanya bisa digunakan untuk mencintai tetapi tidak untuk bercinta..


      Balas↓




  2. dearKUR 11 Desember 2011 pada 10:42 am
    imajinasi memang luar biasa kan…
    satusatunya hal yang tak terbatas, ya imajinasi…
    salam kenal..


    Balas↓


  3. Yan Nggak' Nyimak II 17 Mei 2012 pada 8:50 pm
    tokoh dunia sperti bpak EINSTEN n bpak SOEKARNO, prnah berbicara bhwa kekuatan imajinasi tu sngat berpengaruh di dlam kehidupan qt..
    kcerdasan saja di no 2 kan..
    WAW….!!!

    mudah”an qt bisa bisa slalu berimajinas n memanfaatkan energi yg di timbulkan dr imajinasi tu dengan baik..
    AMIIN
    slam..
    yan, dr LAMPUNG



Rahasia meraih kesuksesan



Sukses adalah Rhidho Allah, tidak datang begitu saja, diawali dengan langkah belajar, butuh perjuangan, campur tangan Tuhan, butuh kecekatan kerja, menjadi hak setiap orang, diawali dari mimpi, membutuhkan waktu.
baca selengkapnya rahasia sukses


Entri ini ditulis di Pengembangan diri dan ber-tag Pengembangan Diri pada 9 Juli 2009.

Valentine Day



Pohon Khuldi dan Valentine Day

Wahai Adam, tinggallah engkau bersama istrimu dalam surga dan makanlah kamu berdua apa yang kamu berdua sukai. Tetapi janganlah kamu berdua mendekati pohon yang satu ini, sehingga kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim. QS A’raf, 7:19. Kemudian setan membisikkan (pikiran jahat) kepadanya dengan mengatakan: “Wahai Adam, maukah aku tunjukkan kepadamu pohon khuldi (keabadian) dan kerajaan yang tidak sirna?” QSThaha, 20:120. …

Setan adalah musuh yang sangat berbahaya. Allah Taala memperingatkan agar berhati-hati terhadap setan dan tipu dayanya. Di antara cara setan untuk menyesatkan manusia ialah dengan menamai sesuatu yang dilarang oleh Allah dengan nama yang menarik sehingga manusia tertipu. Bayangkan saja Nabi Adam as, yang diperingati langsung oleh Allah agar jangan sekali-kali mendekati sebatang pohon dalam surga karena akan berakibat fatal bagi yang memakan buahnya. Namun ternyata, setan tahu betul kelemahan manusia yang gampang lupa dan mudah tertarik kepada iming-iming indah. Pohon yang dilarang oleh Allah untuk didekati disebut oleh setan sebagai pohon khuldi, yaitu pohon yang apabila dimakan buahnya maka seseorang akan kekal dalam kenikmatan dan kerajaan surga. Bahkan ditambah dengan upaya lain yaitu dengan sumpah QS Al-A’raf,7: 21. Akhirnya Adam dan Hawa memakan buah pohon itu sehingga keduanya dikeluarkan dari surga.

Tanggal 14 Februari dinamai Valentine Day atau hari kasih saying, yaitu hari penyampaian atau pernyataan kasih sayang. Sebagian kaum muslimin terutama remaja, ikut-ikutan merayakan atau melakukan kegiatan yang berkaitan Hari Valentine itu. Apalagi namanya “hari kasih saying”. Bukankah kasih sayang itu dianjurkan dalam Islam? Bahkan di dalam hadis disebutkan “Sayangilah yang ada di bumi niscaya kamu akan disayangi oleh Yang Ada di langit.

Mengasihi binatangpun berpahala apalagi kepada sesama manusia. Yang menjadi persoalan ialah jika masyarakat menambah lagi satu hari raya yang dikhususkan sebagai hari kasih sayang. Usut punya usut, ternyata perayaan ini berasal dari agama lain. Hubungan antara pria dan wanita yang bukan muhrim ada batasannya dalam Islam. Di hari Valentine, hal itu menjadi longgar, saling bermesraan, berdua-duaan dan tidak tertutup kemungkinan berbuat zina yang diharamkan. Jika diperhatikan, Valentine Day ada kesamaannya dengan pohon khuldi, sesuatu yang dilarang, namun diberi nama yang menarik untuk mengelabui. Oleh karena itu, para ulama melarang kaum muslimin untuk ikut-ikutan merayakan dan mengikuti kegiatan Valentine Day seperti saling bertukaran hadiah, bunga, memakai baju khas Valentine Day, apalagi jika melakukan perbuatan maksiat di dalamnya.


Entri ini ditulis di Hari Raya dan ber-tag Hari Raya pada 27 Februari 2010.

Sisi Gelap Negara Religius



Kriminil, kejahatan, religious :Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa negara-negara dengan persentase tertinggi orang Religi juga cenderung menjadi negara-negara dengan tingkat kriminalitas tertinggi. Studi yang dilakukan oleh Gregory S. Paul, melihat hubungan antara tingkat religiusitas di sebuah negara dan berbagai masalah sosial. Delapan belas negara demokratis, termasuk Amerika Serikat, yang termasuk dalam survei. …

Negara dengan mayoritas religi  kepercayaan kepada Tuhan yang secara teratur menghadiri layanan keagamaan. berkorelasi dengan ukuran disfungsi sosial yang didasarkan pada tingkat pembunuhan, kehamilan remaja, penyakit yang disebarkan secara seksual, aborsi dan kematian anak.

Studi ini menemukan bahwa “Negara demokrasi dengan presentasi masyarakat mayoritas religi ,secara substansial lebih tinggi derajat disfungsi sosial daripada masyarakat dengan persentase lebih besar ateis dan agnostik.” Secara khusus, Amerika Serikat, yang memiliki persentase yang jauh lebih tinggi tempat peribadatan biasa dibandingkan dengan yang lain negara, juga memiliki tingkat jauh lebih tinggi pembunuhan, kehamilan remaja, penyakit menular seksual, dan aborsi.

Catatan Bombo Unyil: seharusnya survei tidak menggunakan variabel religiutas, tetapi menggunakan variabel Budaya dan Peraturan / undang-undang yang berlaku

Dikutip dari The Dark Side of religion pada netreligion.wordpress. com


Entri ini ditulis di Berita dan ber-tag Berita pada 30 Maret 2010.

25 Nabi dan Rasul



Nabi dan Rasul adalah manusia-manusia pilihan yang bertugas memberi petunjuk kepada manusia tentang keesaan Allah SWT dan membina mereka agar melaksanakan ajaran-Nya. Ciri-ciri mereka dikemukakan dalam Al-Qur’an,

“… ialah orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah. Mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada takut kepada seorang (pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pembuat perhitungan.” (Q.S. Al Ahzab : 39).

Perbedaan antara Nabi dan Rasul adalah : seorang Nabi menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sedangkan Rasul menerima wahyu dari Allah SWT guna disampaikan kepada segenap umatnya. Para Nabi dan Rasul mempunyai 4 sifat wajib dan 4 sifat mustahil, serta satu sifat jaiz, yaitu :

1.Shiddiq (benar), Mustahil ia Kizib (dusta).

2.Amanah (dapat dipercaya), mustahil Khianat (curang).

3.Tabliqh (Menyampaikan wahyu kepada umatnya), Mustahil Kitman (menyembunyikan Wahyu).

4.Fathonah (Pandai/cerdas), Mustahil Jahlun (Bodoh).

5.Bersifat jaiz yaitu Aradhul Basyariyah (sifat-sifat sebagaimana manusia).

Di dunia ini telah banyak Nabi dan Rasul telah diturunkan, tetapi yang wajib diketahui oleh umat Islam adalah sebanyak 25 Nabi dan Rasul, yaitu :

Merenungkan Sejarah Alquran



Ummul mukminin, Aisyah ra berkata: …sehingga tibalah masa turunnya wahyu yang haq ketika Nabi di gua Hira. Maka datanglah Malaikat dan menyuruhnya: Iqra’. Nabi saw berkata: Maa ana biqaari’, tiba-tiba malaikat mendekapnya sehingga habis tenaganya, kemudian dilepas dan diperintah: Iqra’.

Dijawab: Maa ana biqaari’…, maka didekap untuk ketiga kalinya, kemudian dilepas dan diperintah Iqra’ bismi rabbikalladzii khalaqa, khalaqal insaana min ‘alaq, iqra’ wa rabbukal akram. (Kumpulan Hadits Bukhari Muslim, Bab: Pertama Turunnya Wahyu)

Maa ana biqaari’, bisa berarti: Aku tidak dapat membaca, atau Apa yang akan aku baca. Baik arti pertama, maupun arti kedua, itu menunjukkan bahwa Malaikat Jibril as tidak membentangkan tulisan di hadapan Nabi saw.

Jadi perintah Iqra dalam ayat Iqra’ bismi rabbikalladzii khalaqa, khalaqal insaana min ‘alaq, iqra’ wa rabbukal akram’, bukanlah membaca dari tulisan. Maknanya yang lebih spesifik yaitu membaca ayat dalam salat, membaca dari ingatan (qara’a ‘an zhahri qalbin, to recite from memory), sedangkan makna yang lebih luas dari membaca bukan dari tulisan, ialah mengkaji ayat qawliyah (ayat verbal) yaitu Alquran dan membaca ayat Kawniyah (ayat kosmologis) yaitu alam semesta.
***

Dalam artikelnya yang berjudul “Merenungkan Sejarah Alquran”, Luthfi Assyaukanie yang editor Jaringan “Islam” Liberal (JIL) membual: “Alquran kemudian mengalami berbagai proses copy-editing oleh para sahabat, tabi’in, ahli bacaan, qurra, otografi, mesin cetak, dan kekuasaan.” Rupanya Luthfi membajak dari orientalis Wansbrough.

Orientalis Wansbrough menulis bahwa Quran itu adalah produksi editing tidak sempurna di masa kemudian dari bermacam-macam, seperti dikutip dalam buku Crone-Cook “Hagarism”. Mengenai kapan Quran itu disusun, demikian Wansbrough, penulis hanya bisa menerka dari penanggalan manuskrip-manuskrip yang ada. Dari sini, penulis bisa menyimpulkan bahwa Quran tidak eksis sebelum akhir abad VII.

Referensi tertua dari luar tradisi literatur Islam mengenai sebuah buku yang dinamakan dengan “Quran” timbul pada pertengahan abad VIII dari tulisan pembicaraan antara seorang Arab dan seorang pendeta dari Bet Hale. Namun ini belum tentu menunjuk pada buku yang kita kenal sekarang. Baik Crone maupun Cook, menyimpulkan bahwa selain referensi kecil ini, tidak ada indikasi apapun bahwa Quran eksis sebelum akhir abad VII.

Dalam riset mereka, baik Crone dan Cook bersikeras bahwa kemungkinan besar, Quran (atau dalam bentuk permulaan) disusun sebagai bukunya Muhammad pada masa gubernur Hajjaj bin Yusuf (663-714), sekitar tahun 705.

Dari kesaksian Leo by Levond, gubernur Hajjaj tampak telah mengumpulkan semua tulisan-tulisan kaum Hagarene dan menggantikannya dengan versi yang disusun “menurut keinginannya, dan membagikannya kepada siapa pun di negerinya”.

Di sinilah pangkal kekeliruan para orientalis, mereka mengasumsikan bahwa Alquran adalah dokumen tertulis atau teks, bukan “hafalan yang dibaca”. Ini sungguh berbeda dengan kasus Bible, yang bersumberkan manuskrip pada papyrus, perkamen, dan sebagainya, yang memegang peran utama dan berfungsi sebagai acuan dan landasan bagi Bible.

Dengan asumsi keliru ini, yaitu menganggap Alquran semata-mata sebagai teks, mereka lantas mau menerapkan metode-metode filologi yang lazim digunakan dalam penelitian Bibel, seperti historical criticism, source criticism, form criticism, dan textual criticism.

Padahal terhadap Alquran, tulisan yang ada berfungsi sebagai penunjang semata-mata. Namun, walaupun demikian, tulisan atau musshaf dalam wujud musshaf Rasm ‘Utsmaniy yang mengacu pada bacaan, dikontrol oleh sistem keterkaitan matematis kelipatan 19.

Rasm ‘Utsmaniy yang pada mulanya gundul tanpa titik, tanpa tanda baca, tidaklah berubah jumlah huruf dengan pemberian titik dan tanda baca.

Firman Allah dalam S Al-Baqarah, 2:1-2: — ALM (1), dibaca Alif, Lam, Mim — DzLK ALKTB LA RYB FYH HDY LLMTQYN (2), dibaca: dzaalikal kitaabu laa rayba fiihi hudal lilmuttaqiin. Artinya, Al-Kitab ini tiada keraguan di dalamnya petunjuk bagi para muttaqin.
***

Ayat 1 adalah kode matematis bagaimana caranya Allah memelihara Al-Kitab. Semua Surah yang dibuka dengan Alif, Lam, Mim, termasuk Surah yang dibuka dengan Alif, Lam, Mim, Ra dan Alif, Lam, Mim Shad, tegasnya semua surah yang dibuka dengan ketiga huruf persekutuan Alif, Lam, Mim, maka jumlah huruf Alif + Lam + Mim dalam semua surah itu adalah kelipatan 19.
***

Seperti dijelaskan di atas bahwa teks mengacu pada bacaan yang terpelihara dalam bacaan salat Tarawih dalam bulan Ramadan, maka dalam musshaf ‘Utsmaniy diberi petunjuk cara membacanya berupa tanda tiga titik dalam ayat 2 (seperti titik pada huruf ‘tsa’ dan ‘syin’) terletak di atas kata “RYB” dan “FYH”.

Tanda tiga titik di atas dua kata tersebut dalam ayat 2 menunjukkan mukjizat lughawiyah, yaitu ayat 2 dapat bermakna dua yang keduanya mempunyai keutamaan masing-masing. Ada dua cara dalam membaca ayat 2 tersebut, yaitu dapat berhenti pada kata RYB, dan dapat pula berhenti pada kata FYH. Kedua cara bacaan tersebut menghasilkan penekanan dalam bobot yang berbeda, namun yang satu dengan yang lain saling bersinergi, saling mengisi.

Mari kita baca ayat 2. Cara yang pertama, berhenti pada kata RYB: Dzaalikal kitaabu laa rayba, berhenti sebentar kemudian dilanjutkan dengan fiihi hudal lil muttaqiin. Kalau kita membaca serupa ini maka maknanya ialah: Inilah Al Kitab tiada keraguan, pernyataan tegas dari Allah bahwa Kitab Suci ini tiada keraguan sumbernya dari Allah swt, kemudian dilanjutkan dengan: di dalamnya mengandung petunjuk bagi para muttaqin.

Jadi cara membaca yang pertama ini bobotnya pada penegasan dari Allah swt bahwa tiada keraguan bahwa Kitab Suci itu bersumber dari Allah swt.

Cara yang kedua, berhenti pada kata FYH: Dzaalikal kitaabu laa rayba fiihi, berhenti sebentar kemudian dilanjutkan dengan hudal lil muttaqiin. Cara membaca yang kedua ini bermakna: Inilah Al Kitab tiada keraguan di dalamnya, jadi bobot cara pembacaan kedua ini ialah “tiada keraguan” mengenai ayat-ayat Kitab Suci tersebut, di antaranya jaminan Allah bahwa Allah memelihara Al-Kitab seperti yang telah dikemukakan dalam ayat (15:9) di atas. Kami turunkan Al Dzikr (Alquran dan Al-Kitab) dan seungguhnya Kami memeliharanya. (*)

Iqra’ Menampar Orientalis Wansbrough Oleh: H Muh Nur Abdurrahman

Menyongsong tahun Baru



Tahun ini ‘kan berlalu, laksana anak panah terlepas dari busurnya. Pajar baru di tahun yang akan datang segera menyonsong, semoga menjadi lembaran baru yang lebih baik.  semoga lebih maju dan sukses.

Serpihan malam bulan separuh, jelang hari baru pertanda tiba. Kembang api membuncah ke angkasa akan menyambut tahun muda 2011. , semoga lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Waktu terus berlalu, lembaran demi lembaran telah dilalui. Coretan demi coretan telah memenuhi, kadang tak berarti, kadang tanpa makna, atau hanya sedikit makna. Semoga di tahun ini setiap lembaran memiliki makna, setiap lembaran bermanfaat…

Tahun ini hampir usai terlalui, belumlah tergores coretan berarti, belumlah setiap gagasan menjadi nyata, konsep masih terdokumenkan. Padahal telah berada dipenghujung, meski akan terlewati, semoga ada perubahan, dalam lembaran baru.

Matahari menyelinap dibalik bukit, sembunyikan kenangan hidup, menyimpan lembaran usang, menyambut hari-hari muda, sebentar lagi ‘kan menjelang. , harapan baru dan perubahan.

Masa lalu adalah sejarah, hari ini adalah goresan, hari esok adalah harapan. . Seiring dengan perginya kenangan, menyambut harapan. Selamat tinggal kenangan, selamat datang harapan.

Malam ini ‘kan berlalu, minggu ini ‘kan beranjak, bulan ini akan pergi, tahun ini ‘kan meninggalkan. Sejarah kehidupan, catatan suka dan duka, menyongsong tahun baru. Semoga selalu jaya dan sejahtera.

Senja indah, kirimkan ciprat keemasan, kirimkan pertanda keagungan, kekusaan, serta kemegahan. Meski itu hanya sekejap, hingga sirna ditepis malam, pertanda esok akan tiba.

 Menyongsong Tahun baru  Masehi

 

Lihat tulisan terkait:

  • sejarah-tahun-masehi

  • sejarah-singkat-kalender-masehi

  • sejarah-penanggalan-masehi


Langit diatas Langit



Di mana saja kita berada, langit selalu di atas kita. Setidaknya kita akan menunjuk ke atas ketika kita ditanya, di mana langit? Ketika seseorang bertanya kepada Nabi Muhammad saw, di mana Allah berada? Nabi tersebut balik bertanya kepadanya, kalau menurut Anda, Allah di mana? Orang itu menunjuk ke arah langit dan Nabi bersikap tidak menyalahkannya.

Kalau Allah ada di langit, di langit ke berapa Dia berada? Bukankah kita dikenalkan tentang beberapa tingkatan langit?

Ketika Nabi Muhammad saw diperjalankan pada suatu malam, peristiwa itu terkenal sebagai peristiwa Isra-Mikraj Nabi Muhammad, malaikat Jibril yang menjemput dan menemaninya, membawa Nabi tersebut menembus petala langit sampai ke suatu tempat yang disebut dalam Alquran sebagai Sidrah al-Muntaha (Terminal Terakhir).

Di antara info menarik Isra Mikraj adalah bahwa Nabi Muhammad saw bertemu dengan para nabi seniornya di tingkatan-tingkatan langit yang berbeda. Info itu mengundang pertanyaan hipotesis, apakah orang yang sudah mati tempatnya di langit? Apa sesungguhnya langit itu?

Para ahli agama mencoba memahami langit berdasarkan info dari kitab suci yang diyakini berasal dari langit. Para ahli ilmu fisika membangun teori-teori tentang langit. Ada pertanyaan menggoda: apakah langit bertepi dan kalau bertepi, apakah di sebelahnya? Atau, langit tidak bertepi, melainkan berkembang terus tiada henti! Akh, langit ternyata adalah suatu misteri yang mengandung banyak misteri di dalamnya.

Agama yang diwahyukan dari langit juga membawa berita yang di antaranya mengandung misteri. Agama melahirkan bangunan budaya tempat beribadah yang disebut kuil, pura, sinagog, gereja, masjid, dan lain-lain. Agama melahirkan beragam-ragam simbol yang disakralkan. Agama bukan etnis, tapi melekat bagai etnis.

Bahkan agama bisa merekat etnis yang berbeda. Agama mengajak bersujud ke tanah dengan kesadaran dari langit. Selain mengandung keunikan, agama-agama memiliki kesamaan. Agama-agama sama membawa kabar dari langit tentang Tuhan, tentang nabi-nabi, tentang malaikat, tentang setan, tentang iblis, tentang jin, tentang hidup setelah mati, tentang makna kehidupan, tentang kebajikan, dan banyak lagi yang lain sama-sama dikabarkan oleh agama-agama.

Kalau begitu, kabar, terutama yang misteri dari agama, seharusnya dipelajari dan dikaji dengan cara yang benar dan dengan pikiran jernih. Kabar yang berlimpah-limpah dari kitab suci tidak justru membuat penganut agama kepanikan dan kehilangan akal sehat. Klaim kebenaran dan konflik agama yang tidak sehat, sebagai yang pernah terjadi di tahun sebelumnya, adalah contoh beragama secara panik dan dengan pikiran yang tidak jernih.

Tahun 2011 membuka lembaran baru bagi semua penganut agama-agama untuk semakin bersujud ke tanah dengan kesadaran langit. Hubungan agama-agama tahun 2011 terserah kepada para penganutnya. Apakah hubungan internal dan lintas agama akan mengambil corak langit cerah atau langit mendung, ya, terserah kepada mereka yang disucikan oleh agama atau mereka yang “sok” suci. (**)

Siapakah kita



siapakah kita?? siapa… yaa..??

Siapakah orang yang sombong? Orang yang sombong adalah orang yang di beri penghidupan tapi tidak mahu sujud pada yang menjadikan kehidupan itu iaitu Allah Rabbul Alaamin, Tuhan sekelian alam. Maka bertasbihlah segala apa yang ada di bumi dan langit pada TuhanNya kecuali jin dan manusia yang sombong diri.

Siapakah orang yang telah mati hatinya? Orang yang telah mati hatinya adalah orang yang diberi petunjuk melalui ayat-ayat Qur’an, Hadith dan cerita2 kebaikan namun merasa tidak ada apa2 kesan di dalam jiwa untuk bertaubat.

Siapakah orang dunggu kepala otaknya? Orang yang dunggu kepala otaknya adalah orang yang tidak mahu lakukan ibadat tapi menyangka bahawa Tuhan tidak akan menyiksanya dengan kelalaiannya itu dan sering merasa tenang dengan kemaksiatannya.

Siapakah orang yang kuat? Orang yang kuat adalah orang yang dapat menahan kemarahannya ketika ia di dalam kemarahan. Siapakah orang yang lemah? Orang yang lemah adalah orang yang melihat akan kemaksiatan di depan matanya tidak sedikit pun ada kebencian di dalam hatinya akan kemungkaran itu.

Siapakah orang yang bakhil? Orang yang bakhil lagi kedekut adalah orang yang berat lidahnya untuk membaca selawat keatas junjungan Rasulullah s. a. w.

Siapakah orang yang buta? Orang yang buta adalah orang yang tidak mahu membaca dan meneliti akan kebesaran Al Qur’an dan tidak mahu mengambil pelajaran daripadanya.

Siapakah orang yang tuli? Orang yang tuli adalah orang yang di beri nasihat dan pengajaran yang baik namun tidak diendahkannya.

Siapakah orang yang sibuk? Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a. s.

Siapakah orang yang manis senyumanya? Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang di timpa musibah lalu dia kata “Inna lillahi wainna illaihi rajiuun.” Lalu sambil berkata,”Ya Rabbi Aku redha dengan ketentuanMu ini”, sambil mengukir senyuman.

Siapakah orang yang menangis airmata mutiara? Orang yang menangis airmata mutiara adalah orang-orang yang sedang bersendiri lalu mengingat akan kebesaran Tuhan dan menyesal akan dosa-dosanya lalu mengalir airmatanya.

Siapakah orang yang kaya? Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak loba akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

Siapakah orang yang miskin? Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada sentiasa menumpuk-numpukkan harta.

Siapakah orang yang pandai? Orang yang pandai adalah orang yang bersiap siap untuk hari kematiannya kerana dunia ini berusia pendek sedang akhirat kekal abadi

Siapakah orang yang bodoh? Orang yang bodoh adalah orang yang beriya-iya berusaha sekuat tenaga untuk dunianya sedangkan akhiratnya diabaikan.

Siapakah orang yang maju dalam hidupnya? Orang yang maju dalam hidupnya adalah orang-orang yang senantiasa mempertingkat ilmu agamanya.

Siapakah orang-orang yang mundur hidupnya? Orang yang mundur dalam hidupnya adalah orang yang tidak memperdulikan akan halal dan haramnya akan sesuatu perkara itu.

Siapakah orang yang gila itu? Orang yang gila itu adalah orang yang tidak sembahyang kerana hanya dua syarat saja yang memperbolehkan akan seorang itu meninggalkan sembahyang, pertama sekiranya ia haid dan kedua ketika ia tidak siuman akalnya.

Siapakah orang yang rugi? Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikkan.

Siapakah orang yang selalu ditipu? Orang yang selalu di tipu adalah orang muda yang menyangka bahawa kematian itu berlaku hanya pada orang tua.

Siapakah orang yang paling cantik? Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas? Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan saujana mata memandang.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit? Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.

Siapakah orang yang mempunyai akal? Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak kerana telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.

Begawan Wisrawa terkena godaan kasar, halus dan gawat



Begawan Wisrawa adalah seorang penuntut ilmu kesuksesan yang merosot derajat kesiswaannya karena terkena tiga macam godaan (goda kasar, halus dan gawat) serta melanggar Paliwara.

Goda halus (rasa aku, adigang, adigung, adiguna) merasuk ke dalam jiwanya, pada saat dia dapat mengalahkan Jambumangli dalam… mengikuti sayembara untuk mendapatkan Dewi Sukesi, putri Raja Negeri Alengka, Prabu Sumali Raja.
Setelah mampu mewedarkan rahasia Ilmu Sastra Jendra Hayuningrat kepada Dewi Sukesi, Begawan Wisrawa terkena godaan gawat dengan masuknya Roh Bathara Kala dalam tubuhnya, dan Dewi Sukesi pun terkena godaan gawat dengan masuknya Roh Bathari Durga kedalam dirinya dan sekaligus terpeleset godaan kasar dan melanggar Paliwara bab syahwat.
Akibatnya lahirlah putra pertamanya berwujud raksasa yang bertabiat angkara murka bernama Rahwana.

Begawan Wisrawa menyadari kesalahannya, apalagi dia mengikuti sayembara itu hanya untuk mendapatkan Dewi Sukesi yang akan dijadikan permaisuri anaknya yaitu Prabu Danapati, Raja Negeri Lokapala demikian juga dengan Dewi Sukesi yang telah menyadari kekeliruannya dengan tidak dapat mengendalikan nafsu asmaranya.
Begawan Wisrawa dan Dewi Sukesi mensucikan diri meskipun belum sepenuhnya, kemudian lahirlah anak yang kedua meski wujudnya raksasa tetapi sudah berwatak ksatria bernama Kumbakarna.
Sayang kedua insan tersebut (Begawan Wisrawa dan Dewi Sukesi) bergejolak lagi nafsu-nafsunya sehingga lahirlah anaknya yang ketiga seorang raseksi yang buruk rupanya dan sangat jelek wataknya bernama Sarpakenaka.
Menghadapi kenyataan itu barulah Begawan Wisrawa dan Dewi Sukesi benar-benar bertobat, mohon ampun atas segala dosa-dosanya serta membangun watak utama Panca Sila (Rela, Narima, Jujur, Sabar, Budi Luhur), selalu Sadar, Percaya, Taat kepada Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa menjauhi larangan Tuhan dan berjalan di Jalan Rahayu ialah Jalan Benar, Jalan Utama yang berakhir dalam kesejahteraan, ketentraman dan kemuliaan abadi ialah dihadirat Tuhan Sejati di Taman Kemuliaan Abadi.

Keduanya menyadari sepenuhnya akan pelaksanaan tugas suci, sebagai suami istri yaitu pria menjadi perantara Tuhan menurunkan Roh Suci dan wanita menjadi perantara Tuhan menerima dan menggarba Roh Suci yang menjadi keturunannya. Tugas suci ini haruslah dilaksanakan dengan penuh kesucian dan kesusilaan dengan dasar kasih sayang sejati. Agar tumbuh berkembang rasa kasih sayang sejati, setiap hari haruslah dipupuk dan disirami dengan a) mong-kinemong (saling menjaga), b) ajen-ingajenan (saling menghormati), c) apura – ingapura (saling memaafkan), d) tansah anuju prana murih agawe suka pirena (senantiasa dapat berkenan dihati agar dapat membuat rasa bahagia).

Dewi Sukesi menyadari sepenuhnya bahwa para wanita / Ibu dapat menjadi mustikanya wanita, menjadi pendidik pertama dan utama. Kedatangan Dewi Arumdati memberi nasihat kepada Begawan Wisrawa dan Dewi Sukesi serta Prabu Danapati tentang Ilmu Kasuksmaan. Begawan Wisrawa dan Dewi Sukesi dianugerahi seorang putra yang elok rupawan, berbudi suci, berderajat luhur dan mulia, berwatak utama, mursid, senantiasa berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, yakni Gunawan Wibisana, seorang purusatama, yang penuh kasih sayang kepada sesama hidup dan menghormati semua agama